Media China Kuliti Kemampuan Fregat Indonesia KRI Balaputradewa yang Mampu Gendong Senjata Canggih Dari Negara-Negara Eropa Ini


TIMEMOMENTS.COM - Pada tanggal 18 Desember 2025, Indonesia mengumumkan penamaan Fregat Merah Putih.

Menurut Naval Today, pada 19 Desember 2025, Fregat tersebut akan diberi nama KRI Balaputradewa 322, merupakan fregat pertama yang dibangun dalam negeri.

Pembangunan ini menandai tonggak penting dalam modernisasi angkatan laut, dan pengembangan industri pertahanan negara.

Kapal perang ini akan mewakili kapal perang permukaan utama terbesar yang pernah dibangun oleh Indonesia.

Kapal perang ini didasarkan pada produk Arrowhead 140 milik Babcock, yang nantinya akan dilengkapi dengan sensor dan senjata buatan Turki dan Italia.

Menurut keterangan, KRI Balaputradewa akan memiliki persenjataan yang seimbang. Sebuah silo besar di bagian tengah kapal menampung sistem peluncuran vertikal (VLS) MİDLAS Universal dari Roketsan.

Dengan terdiri dari 8 modul 8 sel (total 64 sel) untuk kombinasi rudal pertahanan udara HİSAR (jangkauan 25 km) atau SiPER (jangkauan 150 km). 

Nantinya, ada 2 meriam Oto Melara 76 mm Super Rapid akan dipasang di posisi A dan B. 

Pertahanan jarak dekat disediakan oleh sistem meriam Rheinmetall Oerlikon 35 mm Millennium dan beberapa stasiun senjata 12,7 mm yang dioperasikan dari jarak jauh. 

Kapal ini juga membawa peluncur torpedo tiga laras 324 mm untuk torpedo ringan.

Senjata yang dibawa Fregat Merah Putih.

Menurut media Tiongkok, 163.com, pada 23 Desember 2025, menyebut bahwa KRI Balaputradewa mengintegrasikan sistem tempur canggih yang sebagian besar berbasis produk Turki. 

Menurut laporan media Turki dan Indonesia, pusat operasional KRI Balaputradewa adalah sistem manajemen tempur "ADVENT" yang dipasok oleh Havelsan Turki

Rangkaian sensor terutama terdiri dari produk-produk dari Acersan Turki, termasuk radar susunan fasa tetap empat sisi CENK 350-N dengan jangkauan deteksi 250 km sebagai radar pertahanan udara utama.

Di mana radar susunan fasa dua dimensi CENK 400-N untuk pengawasan udara dan permukaan.

Lalu, radar multifungsi METE HAN dan radar kendali tembak AKREP 300-N untuk pengendalian tembakan dan radar MAR-D untuk panduan helikopter. 

Deteksi bawah air ditangani oleh sonar terpasang lambung Fersah 100-N/MF buatan Acersan. 

Dari segi sistem persenjataan, kapal ini dilengkapi dengan sistem peluncuran vertikal MIDLAS 64 sel buatan Roketsan Turki, yang mampu memuat campuran rudal pertahanan udara jarak menengah dan jauh HISAR-D RF dan SIPER blok 1 untuk pertahanan udara area. 

Daya tembak anti-kapal diharapkan berasal dari rudal jelajah anti-kapal Atmaca buatan Turki. 

Persenjataan meriam kapal meliputi dua meriam utama Leonardo 76mm "Superfast" buatan Italia yang terletak di haluan dan buritan superstruktur di bagian tengah kapal, serta sistem senjata jarak dekat Rheinmetall 35mm "Millennium" buatan Jerman. 

Selain itu, kapal ini direncanakan akan dilengkapi dengan dua tabung torpedo Leonardo B515/3 324mm tiga laras untuk peperangan anti-kapal selam, dan beberapa stasiun senjata kendali jarak jauh 12,7mm untuk pertahanan jarak dekat. 

Kapal ini memiliki dek penerbangan yang luas dan hanggar tertutup yang mampu mengoperasikan dua hingga tiga helikopter berukuran sedang secara bersamaan, seperti AS565 Black Panther.

Sehingga memperluas jangkauan anti-kapal selam dan pengintaiannya. 

Menurut laporan, Indonesia sendiri mengklaim bahwa kandungan dalam negeri kapal ini sekitar 38%.

Baca Juga : KRI Balaputradewa Fregat Merah Putih, Monster Laut Indonesia Dilengkapi 64 VLS ini sekitar

***

Afif Khoirul M
Afif Khoirul M Saya merupakan penulis di website sejak 2017, sempat menulis di berbagai media seperti Intisari Online dan National Geographic dengan mengikuti berbagai isu terkini.

Posting Komentar untuk " Media China Kuliti Kemampuan Fregat Indonesia KRI Balaputradewa yang Mampu Gendong Senjata Canggih Dari Negara-Negara Eropa Ini"