Upaya Kapal Selam Indonesia Terobos Teluk Doreri Hancurkan Rantai Logistik AL Belanda
![]() |
| Kapal selam Indonesia RI Tjakra yang berperan besar dalam operasi Jayawijaya (foto : ALRI, restorasi berwarna oleh Gemini AI) |
Contohnya banyak dari misi Komandan U-Boat Gunther Prien menerobos pangkalan Royal Navy di Scapa Flow pada babakan Perang Dunia II hingga HMS Conqueror pada perang Falkland.
Pun dengan Indonesia, mempunyai armada kapal selam berarti harus siap melaksanakan misi tempur yang terkesan mustahil dan pastinya sulit.
Memang saat ini armada kapal selam Indonesia belum kembali menunjukkan taringnya, perlu modernisasi dan waktu mewujudkannya kembali.
Baca Juga : Aksi Berani Kapal Selam Indonesia Pamer Kekuatan di Depan Pangkalan Armada Ketujuh US Navy Okinawa
Tentu saja era keemasan skadron kapal selam ALRI terjadi pada tahun 1960 an.
12 Whiskey class dari Uni Soviet membuat kampanye militer Trikora berjalan lancar meski ada hambatan.
Prajurit Aktif Uni Soviet
Hambatan yang dimaksud ialah gagap teknologi alias gaptek para prajurit Indonesia.
Sebelum dibanjiri alutsista Soviet, militer Indonesia sangat tradisional.
Mereka hanya pernah mengoperasikan kapal perang, pesawat hingga kendaraan lapis baja dalam jumlah sedikit dan tak terlalu canggih.
Alutsista ini didapat dari penyerahan Belanda usai Konferensi Meja Bundar (KMB) disepakati.
Situasi saat itu memaksa Indonesia memodernisasi angkatan bersenjatanya persiapan merebut kembali Irian Barat.
Bahkan ketika operasi Jayawijaya hendak dilancarkan, ALRI saat itu kekurangan awak kapal selam yang terlatih untuk melaksanakan misi patroli tempur memblokade pergerakan kapal perang Belanda di perairan Bitung, Maluku pada 10 Agustus 1962.
"Pada tahun 1962, jumlah personel Angkatan Darat dan Angkatan Laut Soviet yang tiba di Republik Indonesia atas perintah pemerintah Soviet meningkat menjadi 1.740 orang.
Sebagian besar dari mereka bertugas di Angkatan Laut Indonesia, terutama awak kapal selam," jelas alerozin.narod.ru dalam artikelnya berjudul 'Soviet participation in the formation of the Indonesian Navy' pada 2017.
Bala bantuan dari Soviet cukup membuat CIA mewaspadai kapabilitas militer Indonesia membuka serangan besar ke Irian.
Misi ke Teluk Doreri
Untuk menikung kekuatan Belanda di wilayah 'Kepala Burung', Komando Mandala memerintahkan armada kapal selam menghancurkan dermaga Manokwari pada awal tahun 1962.
Hal ini didasarkan pada hasil pantauan intelijen yang menyebut dermaga itu sebagai pangkalan aju pengisian logistik kapal perang Belanda.
Bila dihancurkan maka rantai logistik terganggu yang berujung mengurangi aktivitas AL Belanda di perairan Irian.
Namun letak dermaga berada di Teluk Doreri dan Belanda tidak bodoh mereka menjaga ketat teluk tersebut dengan kapal perang anti kapal selam.
Sebagian besar dari mereka bertugas di Angkatan Laut Indonesia, terutama awak kapal selam," jelas alerozin.narod.ru dalam artikelnya berjudul 'Soviet participation in the formation of the Indonesian Navy' pada 2017.
Bala bantuan dari Soviet cukup membuat CIA mewaspadai kapabilitas militer Indonesia membuka serangan besar ke Irian.
Misi ke Teluk Doreri
Untuk menikung kekuatan Belanda di wilayah 'Kepala Burung', Komando Mandala memerintahkan armada kapal selam menghancurkan dermaga Manokwari pada awal tahun 1962.
Hal ini didasarkan pada hasil pantauan intelijen yang menyebut dermaga itu sebagai pangkalan aju pengisian logistik kapal perang Belanda.
Bila dihancurkan maka rantai logistik terganggu yang berujung mengurangi aktivitas AL Belanda di perairan Irian.
Namun letak dermaga berada di Teluk Doreri dan Belanda tidak bodoh mereka menjaga ketat teluk tersebut dengan kapal perang anti kapal selam.
![]() |
| Lokasi Teluk Doreri yang dilingkari merah (foto : Google Maps) |
"Masalahnya dermaga di teluk itu dijaga oleh sejumlah kapal anti kapal selam," jelas sukarelawan Soviet. G.M. Melkov yang ikut dalam misi ini dikutip dari Тайные войны СССР atau dalam bahasa Indonesianya 'Perang Rahasia Uni Sovyet'
Tentu saja misi ini tak mudah, kalkulasi di atas kertas menyebut persentase keberhasilan cukup kecil mengingat penjagaan ketat kapal perang Belanda di sana.
Lalu kurangnya data intelijen membuat gamang pengambil keputusan.
Ketika misi hendak dilaksanakan terkuak fakta mengkhawatirkan yakni Armada Ketujuh US Navy memantau langsung pergerakan kapal-kapal selam Indonesia dan memetakan koordinatnya.
Bila perang pecah diyakini koordinat ini diserahkan ke Belanda untuk mendahului menyerang posisi kapal selam Indonesia.
Semua faktor di atas nyatanya tak buat gentar armada kapal selam Indonesia, bila ALRI diperintahkan berangkat segala risiko dihadapi.
Untungnya perang tak jadi meletus usai tercapainya perjanjian New York 15 Agustus 1962, semua misi operasi Jayawijaya dibatalkan termasuk penarikan mundur armada kapal selam Indonesia.*


Posting Komentar untuk "Upaya Kapal Selam Indonesia Terobos Teluk Doreri Hancurkan Rantai Logistik AL Belanda"