Nyaris Selangkah Lagi Indonesia Direstui Rusia Beli Rudal BrahMos Begini Lika-Liku Negosiasi Rudal Supersonik Tersebut dengan India


TIMEMOMENTS.COM - Indonesia semakin dekat dengan kesepakatan pembelian rudal BrahMos dari India.

Laporan terbaru yang dihimpin dari Channeliam, pada 26 Desember 2025, menyebut bahwa India tinggal menunggu persetujuan dari Rusia untuk menjual rudal tersebut.

Menurut keterangan, India sedang menunggu sertifikat tanpa keberatan (NOC) resmi dari Rusia untuk menyelesaikan pembelian rudal BrahMos.

India sendiri tengah berencana menjual rudal BrahMos ke Indonesia dan Vietnam.

Negosiasi dengan kedua negara tersebut telah berada di tahap akhir, dengan persyaratan operasional harga yang disepakati.

Persetujuan regulasi dari Moskow akan menjadi langkah utama sebelum kontrak ditandatangani.

Alasan mengapa persetujuan Rusia dibutuhkan dalam kesepakatan ini adalah, rudal BrahMos diproduksi oleh BrahMos Aerospace, sebuah usaha patungan antara India dan Rusia. 

Karena rudal ini menggunakan teknologi tertentu yang berasal dari Rusia, ekspor ke negara ketiga memerlukan persetujuan Moskow melalui sertifikat tanpa keberatan. 

Langkah ini menjadi sangat penting karena India berupaya memperluas ekspor pertahanannya di kawasan Indo-Pasifik.

Lika-liku negosiasi India dan Indonesia

Sementara itu, Indonesia dan India telah lama melakukan negosiasi dan kesepakatan pertahanan yang memperkuat hubungan kedua negara.

India telah aktif mempromosikan produk militer dan peluang kerja sama teknologi ke Indonesia. 

Kementerian Pertahanan Indonesia mengirimkan surat kepada Kedutaan Besar India di Jakarta untuk menjajaki kemungkinan pembelian rudal BrahMos senilai sekitar 450 juta dolar AS. 

Pada Desember 2024, Kepala Staf Angkatan Laut India, Tripathi, memimpin delegasi ke Jakarta untuk membahas rencana pengembangan bersama dengan Angkatan Laut dan Menteri Pertahanan Indonesia.

Termasuk penjualan BrahMos dan latihan operasional bersama. 

Menteri Pertahanan dan pejabat militer Indonesia secara terbuka menyatakan bahwa mereka sedang mengevaluasi berbagai program senjata India, termasuk BrahMos. 

Lebih lanjut, India dan Indonesia secara rutin melakukan latihan bersama bilateral, seperti latihan angkatan laut multinasional MALABAR di Asia Tenggara.

Di mana kapal-kapal Indonesia beroperasi bersama armada India. Kedua angkatan laut juga melakukan patroli maritim bersama dan memperkuat kerja sama di perairan perbatasan. 

Menurut Angkatan Laut India, Kepala Angkatan Laut Indonesia menyatakan bahwa kedua pihak telah melakukan patroli bersama dan latihan multilateral di perairan perbatasan. 

Selain kerja sama angkatan laut, terdapat juga pertukaran di tingkat angkatan darat dan angkatan udara.

Militer Indonesia telah menyatakan minatnya pada jet tempur Tejas dan helikopter ringan India yang murah, dan telah berpartisipasi dalam pelatihan gabungan kontra-terorisme dan penjaga perdamaian yang dipimpin India. 

Jelas bahwa Indonesia semakin terbuka terhadap teknologi militer India, dan India juga secara aktif memperluas pengaruhnya di Indonesia. 

Ekspor sistem senjata ofensif India ke Indonesia dapat mengubah keseimbangan keamanan di perairan sekitarnya dan menimbulkan kekhawatiran strategis di antara negara-negara lain.

Baca Juga : Media China Prediksi Taktik Militer Indonesia yang Akan dengan Berbagai Alutsista Canggih Termasuk Rudal BrahMos

***

Afif Khoirul M
Afif Khoirul M Saya merupakan penulis di website sejak 2017, sempat menulis di berbagai media seperti Intisari Online dan National Geographic dengan mengikuti berbagai isu terkini.

Posting Komentar untuk " Nyaris Selangkah Lagi Indonesia Direstui Rusia Beli Rudal BrahMos Begini Lika-Liku Negosiasi Rudal Supersonik Tersebut dengan India"