Kesempatan Indonesia, Fincantieri Terlanjur Buat Tapi AS Batalkan Pesanan Fregat Constellation Class
![]() |
| Fregat Constellation class (foto : US Navy) |
Syaratnya pun buat galangan di dunia tertantangan yakni kapal perang harus sudah jadi siap operasional tinggal kirim.
Fincantieri salah satu yang menyanggupi dibuktikan dengan pengiriman dua unit Brawijaya class yang sebelumnya hendak dioperasikan Marina Militare.
Tentu saja skema seperti ini tak banyak yang bisa menyanggupi.
Baca Juga : Indonesia Harus Beli Fregat ke Eropa Karena Produksi Kapal Perang di Galangan Dalam Negeri Membeludak
Namun bukan berarti tak mungkin ada beberapa galangan yang punya kapabilitas seperti Fincantieri.
Sebut saja Naval Group dengan Belharra class, Mitsubishi Heavy Industries (MHI) bermodal Mogami class dan tentunya Dalian Shipyard China.
Bila ada pemenang tender maka bisa dipastikan bakal ada unit kapal perang baru namun sudah operasional dari negara produsen yang akan berpindah tangan ke Indonesia.
Kekuatan Ideal Berproyeksi Global
Angkatan laut Indonesia sebetulnya tengah berusaha mewujudkan postur kekuatan ideal armada perangnya.
Tujuannya jelas, mempertahankan kedaulatan NKRI terkhusus di wilayah perairan.
Selain itu ancaman di masa depan semakin kompleks sehingga mempunyai kekuatan tempur ideal semakin urgent.
Keinginannya ialah mewujudkan kekuatan angkatan laut yang berproyeksi global serta modern agar bisa melakukan operasi jarak jauh.
"Berproyeksi global yakni kemampuan beroperasi jauh di luar perairan Indonesia untuk mendukung diplomasi maritim dan melindungi kepentingan nasional di luar negeri," jelas Puspen TNI pada 5 Juli 2023 lalu.
Tentunya guna mencapai titik ini diperlukan beberapa tahap pembangunan.
Misalnya seperti kepemilikkan 36 fregat dan empat unit destroyer serta penguatan industri pertahanan dalam negeri supaya mampu memproduksi alutsista yang dibutuhkan.
Selain itu pengoperasian kapal induk jenis Landing Helicopter Dock (LHD) juga sangat dibutuhkan.
Constellation Class
Sementara itu selain berbisnis dengan Indonesia, Fincantieri sudah sepakat membangun fregat Constellation class pesanan US Navy.
Pesanan awal yakni enam unit lalu sisanya galangan kapal di AS yang akan membangun fregat ini.
Tapi Sekretaris Angkatan Laut AS, John Phelan beberapa hari lalu membuat pernyataan mengejutkan.
Pihaknya sudah membatalkan pesanan sebanyak empat unit hanya menyisakan dua unit saja yang tengah dibangun yakni USS Lafayette (FFG-62) dan USS Congress (FFG-63).
Sementara itu selain berbisnis dengan Indonesia, Fincantieri sudah sepakat membangun fregat Constellation class pesanan US Navy.
Pesanan awal yakni enam unit lalu sisanya galangan kapal di AS yang akan membangun fregat ini.
Tapi Sekretaris Angkatan Laut AS, John Phelan beberapa hari lalu membuat pernyataan mengejutkan.
Pihaknya sudah membatalkan pesanan sebanyak empat unit hanya menyisakan dua unit saja yang tengah dibangun yakni USS Lafayette (FFG-62) dan USS Congress (FFG-63).
![]() |
| Secretary of the Navy John Phelan (foto : @SECNAV) |
Phelan mengatakan angkatan laut tak akan berinvestasi apabila alutsista yang dibeli tak membuat mereka memenangkan pertempuran dalam program seharga 22 miliar dolar AS itu.
"Sejak hari pertama saya sudah tegaskan: Saya tidak akan mengeluarkan uang sepeser pun jika tidak memperkuat kesiapan atau kemampuan kita untuk menang," ujarnya dikutip dari Breaking Defense dalam artikelnya berjudul 'Navy kills four ships in Constellation-class frigate program in strategic shift’ pada 25 November 2025.
US Navy tengah merombak program Constellation dan kelihatannya bakal membangun jenis baru di galangan dalam negerinya.
Alasan pembatalan ini karena Pentagon kesal program terlambat 36 bulan dari jadwal.
Meski rencananya unit pertama bakal dikirim pada 2029 masih ada keraguan bahwa US Navy mau mengoperasikan kapal ini.
Meski rencananya unit pertama bakal dikirim pada 2029 masih ada keraguan bahwa US Navy mau mengoperasikan kapal ini.
Kenapa? sulit membayangkan US Navy mau mengoperasikan dua unit saja Constellation class, fregat sebelumnya yakni Oliver Hazard Perry class saja mencapai 71 unit, jumlah sedikit tak sesuai dengan standar nilai ekonomis strategis mereka.
Bila ada situasi demikian bisa saja Fincantieri menjual dua unit Constellation class dan kesempatan bagi Indonesia membelinya.*
Bila ada situasi demikian bisa saja Fincantieri menjual dua unit Constellation class dan kesempatan bagi Indonesia membelinya.*


Posting Komentar untuk "Kesempatan Indonesia, Fincantieri Terlanjur Buat Tapi AS Batalkan Pesanan Fregat Constellation Class"