F-15 Eagle II Incaran Indonesia Ternyata Mampu Lawan J-20 China

F-15 Eagle II mampu melawan J-20 China (foto : Boeing)


TIMEMOMENTS.COM - Pembelian F-15 Eagle II harus disegerakan.

Namun tetap berpegang pada daya beli sebab harga jet tempur tersebut terlampau mahal.

Per unitnya bisa mencapai Rp 1,3 triliun belum ditambah perlengkapan lain.

Oleh sebab itu wajar jika Indonesia mengurangi jumlah pembelian F-15 Eagle II.

Baca Juga : Proses Cangkok Avionik dan Radar AESA J-10 Incaran Indonesia ke Jet Tempur Siluman J-20

Ada kesepakatan mencapai 24 unit tapi bisa saja kurang.

Yang perlu diperhatikan memang militer Indonesia membutuhkan Eagle II.

Platform Multimisi


Jet tempur ini dijuluki platform multimisi karena serba bisa.

Ia mampu jadi pesawat pembom, superioritas udara, patroli tempur hingga pengintaian.

Hal inilah yang membuat banyak negara ingin memiliki F-15 Eagle II.

Boeing selaku produsen menjelaskan pembuatan Eagle II mendefinisikan ulang perannya dalam pertempuran modern.

Paling baru ialah adanya penambahan Loyal Wingman alias drone bernama collaborative combat aircraft (CCAs) yang bisa dioperasikan dari kokpit F-15.

"Desain ulang EX didorong oleh kebutuhan untuk beroperasi secara efektif di medan perang yang kompleks dan penuh persaingan, di mana ancaman semakin beragam dan lincah." jelas boeing.com pada 4 Maret 2025.

J-20 (foto : CGTN)

Boeing menanamkan kemampuan serangan jarak jauh dimana Eagle II bisa menembakkan dua jenis rudal berbahaya yakni Joint Air-to-Surface Standoff Missile (JASSM) and Long-Range Anti-Ship Missile (LRASM).

Jadi bagi negara kepulauan seperti Indonesia, jet tempur itu menawarkan Maritime Strike tingkat lanjut yang nantinya juga dipunyai Rafale.

Menjadi sebuah keunggulan mutlak bila pemerintah Indonesia memutuskan membelinya.

Lawan Sepada J-20


Meski diklasifikasikan jet tempur generasi 4.5, nyatanya Eagle II mampu melawan jet tempur siluman seperti J-20.

Hal ini bisa dilakukan karena F-15 dilengkapi sistem pertahanan EPAWSS yang mempunyai perangkat pendeteksi jet tempur siluman.


Pemerintah Taiwan ingin sekali mengakuisisi F-15 Eagle II sebagai jet tempur garis depan melawan J-20 bila invasi China terjadi.

"F-15EX memiliki kapasitas muatan yang lebih besar daripada model F-15 sebelumnya, yang berarti dapat membawa lebih banyak jenis rudal.

Tak pelak lagi, J-20 akan berpartisipasi dalam serangan di Selat Taiwan. Jika F-15EX ditempatkan di Taiwan, ia akan memiliki peluang untuk benar-benar mengatasi keunggulan siluman jarak jauh teoritis J-20," jelas def.ltn.com.tw dalam artikelnya berjudul 'Is the US sale of F-15EX fighter jets to Taiwan an indicator of the success of cross-strait operations against the J-20?' pada 6 Maret 2024.

Selain itu biaya perawatan F-15 Eagle II lebih murah sehingga menjadikannya diminati beberapa negara.*













Seto Ajinugroho
Seto Ajinugroho adalah seorang Wartawan yang berkecimpung di dunia Jurnalisme terutama menggeluti tentang informasi perkembangan teknologi pertahanan nasional dan internasional

Posting Komentar untuk "F-15 Eagle II Incaran Indonesia Ternyata Mampu Lawan J-20 China"